Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui upacara bendera yang melibatkan pelajar sebagai bagian dari upaya menanamkan semangat nasionalisme sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Perhutani KPH Tasikmalaya, Senin (17/8).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran manajemen Perhutani KPH Tasikmalaya, karyawan dan karyawati, Polisi Hutan Mobile, Asper KBKPH Taraju, perwakilan KRPH, serta pelajar dari SMAN 1 Tasikmalaya dan SMPN 1 Tasikmalaya.
Administratur/Kepala Perum Perhutani KPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh insan Perhutani untuk melanjutkan semangat pengabdian melalui tugas menjaga hutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui pengabdian dan tindakan nyata. Bagi Perhutani, salah satunya adalah menjaga hutan agar tetap lestari sehingga dapat memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ujar Danu.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai hubungan antara semangat kebangsaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
“Generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, kami ingin mengenalkan bahwa menjaga lingkungan, termasuk hutan, merupakan bagian dari tanggung jawab bersama sebagai warga negara,” tambahnya.
Kehadiran para pelajar memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan upacara. Selain mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mereka mendapatkan pengalaman langsung mengenai nilai kedisiplinan, persatuan, nasionalisme, serta pentingnya menjaga lingkungan.
Salah seorang peserta dari SMAN 1 Tasikmalaya, Mohammad Reza S., mengaku mendapatkan pengalaman berharga setelah berkesempatan mengikuti upacara bersama Perhutani.
“Bagi kami sebagai generasi muda, kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga. Selain mengingat kembali perjuangan para pahlawan, kami juga semakin memahami pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Ia menilai semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, disiplin, serta ikut menjaga lingkungan.
Bagi Perhutani KPH Tasikmalaya, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ruang untuk memperkuat nilai pengabdian sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda. Edukasi mengenai lingkungan dan kehutanan dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran bahwa keberadaan hutan memiliki peran strategis bagi kehidupan dan masa depan bangsa.
Melalui semangat kemerdekaan, Perhutani KPH Tasikmalaya terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lingkungan pendidikan dan masyarakat, dalam menjaga kelestarian hutan. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan secara lestari serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat “Bersatu, Berdaulat, Maju, dan Sejahtera” dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi energi bersama untuk terus menjaga persatuan, merawat lingkungan, dan membangun generasi penerus yang memiliki kepedulian terhadap hutan sebagai aset bangsa.(Kom-PHT/Tsm/Irbas)